PP GP Al Washliyah Desak APH Usut Tuntas Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Wamen Imipas
Jakarta, TrenNews.id – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GP Al Washliyah) secara resmi meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak tegas dan tanpa kompromi dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim.
Organisasi kepemudaan Islam tersebut mendesak agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada figur sentral, melainkan juga mengejar seluruh oknum yang diduga ikut menikmati aliran dana haram dalam pusaran kasus ini.
Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, menegaskan bahwa penegakan hukum di Indonesia harus berjalan lurus, objektif, dan menyentuh hingga ke akar-akarnya tanpa memandang bulu atau jabatan politik.
“Kami meminta APH, baik KPK, Kejaksaan Agung, maupun Kepolisian, untuk bergerak cepat. Jangan hanya berhenti pada pelaku utama, tetapi tangkap juga oknum-oknum yang menerima aliran dana dari kasus ini. Siapa pun mereka, jika terbukti bersalah, harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,” ujar Aminullah Siagian dalam keterangan persnya di Jakarta.
Tuntut Transparansi Demi Reputasi Institusi Negara
Menurut Aminullah, pengusutan yang transparan, akuntabel, dan menyeluruh sangat krusial dilakukan saat ini. Langkah tegas dari para penegak hukum dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga marwah serta integritas instansi kehakiman dan kementerian terkait, sekaligus memulihkan kepercayaan publik (public trust) terhadap komitmen pemberantasan korupsi nasional.
Duduk Perkara dan Fokus Penyelidikan Kasus:
-
Subjek Kasus: Silmy Karim (Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan).
-
Dugaan Pelanggaran: Penyalahgunaan wewenang secara sistemik serta tindak pidana korupsi.
-
Fokus Bidang: Indikasi penyelewengan anggaran negara dan penerimaan gratifikasi atau suap terkait beberapa proyek pengadaan fisik serta penentuan kebijakan strategis.
-
Indikasi Temuan: Hasil penyelidikan awal dan fakta persidangan mengarah pada adanya aliran dana domestik dalam skala besar yang mengalir ke sejumlah oknum pejabat dan fasilitator.
Respons Penasihat Hukum dan Komitmen Pengawalan
Hingga saat ini, tim penyidik dari unsur APH dilaporkan terus melakukan pendalaman materi perkara secara intensif. Rangkaian pemanggilan saksi-saksi kunci, pengumpulan barang bukti digital, serta audit dokumen transaksi keuangan terus berjalan maraton.
Di sisi lain, tim penasihat hukum Silmy Karim memberikan respons dengan menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif. Mereka menegaskan akan mengikuti seluruh koridor hukum yang sedang berjalan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence).
Menutup pernyataannya, PP GP Al Washliyah memastikan jajarannya akan bertindak aktif sebagai elemen sipil yang mengawal ketat jalannya persidangan dan penyidikan perkara ini. Pengawalan dilakukan guna memastikan proses hukum berjalan murni, objektif, dan steril dari segala bentuk intervensi politik maupun kekuasaan dari pihak mana pun.
Pewarta : Budi Irwansyah


Tinggalkan Balasan