Bupati Kolaka Utara Tekankan Validitas DTSEN, Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran
Lasusua, TrenNews.id – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) di Aula Kantor Camat Lasusua, Kamis (25/6/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar, MH, bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, camat, kepala desa, serta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Nurrahman Umar menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan dan perlindungan sosial sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan pemerintah sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“DTSEN merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan satu data sosial ekonomi yang mutakhir, terpadu, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan kebijakan serta penyaluran berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan DTSEN diharapkan mampu menghilangkan berbagai persoalan dalam penyaluran bantuan sosial, seperti masyarakat yang layak menerima namun belum terdata, maupun penerima yang sudah tidak memenuhi kriteria tetapi masih tercantum dalam daftar bantuan.
Menurutnya, kondisi tersebut masih ditemukan di lapangan. Bahkan, masih ada masyarakat dengan kondisi ekonomi yang relatif mampu tetap menerima bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru belum mendapatkan haknya.
“Ini menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan terabaikan karena data yang tidak diperbarui atau tidak diverifikasi dengan baik,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait melakukan pemutakhiran data secara cermat, objektif, dan berkelanjutan. Ia mengingatkan agar proses pendataan tidak dipengaruhi kedekatan maupun kepentingan tertentu.
“Data yang kita masukkan jangan dipandang sebagai pekerjaan administratif semata. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat dan bantuan yang benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati turut membagikan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke sejumlah desa dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara kondisi riil masyarakat dengan data penerima bantuan yang tercatat.
Karena itu, ia berharap seluruh peserta sosialisasi memahami pentingnya DTSEN sebagai instrumen utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Melalui data yang valid dan terintegrasi, kita dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, meningkatkan efektivitas program sosial, serta memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat Kolaka Utara,” pungkasnya.
Sosialisasi tersebut juga menjadi forum koordinasi lintas instansi dalam mendukung implementasi DTSEN sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Program PBI JKN sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (As)


Tinggalkan Balasan