Selasa, 28 Juli 2026

Silaturahmi ke MUI, ISARAH Medan Suarakan Pengesahan UU Pidana LGBTQ dan Sepakati Program ‘MUI Menyapa’

Audiensi ke MUI Medan, ISARAH Dorong Pengesahan UU Pidana LGBTQ dan Pembinaan Remaja

Medan, TrenNews.id – Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Kota Medan menggelar kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan pada Senin (27/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis mempererat sinergi antara cendekiawan muda Al Washliyah dan ulama dalam merespons berbagai isu keumatan serta kebangsaan.

Rombongan ISARAH Kota Medan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Zuhri Arif, S.H., M.H., didampingi Sekretaris M. Agus Sayuti, M.Pd., Bendahara Munawar, S.Pd., serta jajaran Wakil Ketua, M. Yunus, M.E., dan Muhajir, M.Pd. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Ketua Umum MUI Kota Medan, Assoc. Prof. Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., Sekretaris Umum Assoc. Prof. Dr. H. Amar Adly, M.A., dan Bendahara Umum Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A.

Mengawali pembicaraan, Ketua ISARAH Kota Medan, Zuhri Arif, menyampaikan ucapan selamat Milad ke-51 bagi MUI Kota Medan. Ia mengapresiasi konsistensi MUI dalam mengawal moralitas dan akidah umat di Kota Medan.

Selain silaturahmi, Zuhri menegaskan sikap resmi ISARAH terkait dinamika sosial-hukum nasional. Pihaknya menyatakan dukungan penuh atas percepatan pengesahan rancangan undang-undang (RUU) yang mempidanakan perilaku LGBTQ.

“Kami mendorong dan berharap MUI Kota Medan dapat meneruskan aspirasi serta dukungan ini ke MUI Pusat, agar pengesahan UU Pidana LGBTQ terus didorong secara nasional demi menjaga moralitas generasi bangsa,” ujar Zuhri Arif di sela-sela audiensi.

Kolaborasi Program “MUI Menyapa”

Audiensi tersebut juga menghasilkan kesepakatan konkret di tingkat lokal. ISARAH dan MUI Kota Medan sepakat berkolaborasi melalui program “MUI Menyapa”, sebuah inisiatif pembinaan moral dan keagamaan yang menyasar kelompok pemuda serta remaja. Program ini dirancang sebagai benteng pencegahan maraknya kenakalan remaja, bahaya narkoba, hingga pergeseran nilai moral di era digital.

Ketua Umum MUI Kota Medan, Assoc. Prof. Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., menyambut positif gagasan dan dukungan yang diusung para sarjana muda Al Washliyah tersebut. Dalam wejangannya, Hasan Matsum menekankan pentingnya peran ISARAH sebagai wadah intelektual Muslim yang idealis.

“ISARAH Kota Medan harus mampu tampil sebagai inspirator, inisiator, dan pemikir di tengah masyarakat. Jauhi sikap pragmatisme dan transaksional dalam berorganisasi maupun berjuang demi umat,” tegas Hasan Matsum.

Senada dengan hal itu, Bendahara Umum MUI Medan, Prof. Dr. Watni Marpaung, M.A., juga berpesan agar ISARAH terus melahirkan ide-ide serta gagasan segar demi perbaikan dan kemajuan umat.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti eksekusi program “MUI Menyapa” dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini