Kamis, 22 Januari 2026

KPK OTT Wali Kota Madiun, 15 Orang Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Fee Proyek dan CSR

Wali Kota Madiun, Maidi

Madiun, TrenNews.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 15 orang di Kota Madiun, Jawa Timur, pada Senin (19/1/2026). Salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut adalah Wali Kota Madiun, Maidi.
Operasi senyap tersebut diduga berkaitan dengan perkara korupsi berupa fee proyek dan pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK di wilayah Madiun.

“Benar, hari ini Senin (19/1) tim sedang melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dengan mengamankan 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” kata Budi di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Menurut Budi, dari total 15 orang yang diamankan, sebanyak sembilan orang, termasuk Wali Kota Madiun, telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

“Selanjutnya, sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” ujarnya.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk Wali Kota Madiun, sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sebelumnya, pada periode 2026, KPK juga telah melakukan OTT terhadap delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode perkara 2021–2026.

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan suap, yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai KPP Madya Jakarta Utara Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto.

KPK menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait OTT di Kota Madiun setelah proses pemeriksaan awal rampung.

Yani Ch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini