BAZNAS Deli Serdang: Bantuan Zakat Prioritas untuk Fakir Miskin hingga Penanganan Stunting
Deli Serdang,TrenNews.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya dalam mengelola dan menyalurkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.
Ketua BAZNAS Deli Serdang, H. Surya Putra, menjelaskan bahwa pengumpulan zakat ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebenarnya sudah berjalan sejak 2017. Kini, kebijakan tersebut diperkuat oleh Instruksi Bupati Deli Serdang Nomor 400.8/225 tertanggal 12 Januari 2026.
“Pengelolaan zakat, termasuk dari ASN, sepenuhnya menjadi tugas BAZNAS. Mulai dari penghimpunan hingga penyaluran kepada para penerima yang berhak sesuai delapan golongan (asnaf),” ujar Surya, Kamis (26/3/2026).
Berdasarkan aturan terbaru tahun 2026, batas minimal penghasilan (nisab) ASN yang wajib membayar zakat adalah sebesar Rp7.640.000 per bulan. ASN yang penghasilannya telah mencapai angka tersebut otomatis menjadi muzaki (pembayar zakat). Sementara itu, ASN muslim yang belum mencapai batas tersebut diimbau untuk berinfak secara sukarela.
Menariknya, BAZNAS Deli Serdang juga merangkul ASN non-muslim melalui inisiatif inklusif yang disebut Gerakan Amal Kasih.
“Karena masyarakat kita majemuk, untuk ASN non-muslim dibentuk Gerakan Amal Kasih. Ini adalah penghimpunan sedekah sukarela agar bantuan sosial juga dapat dirasakan oleh masyarakat non-muslim,” terang Surya. Besaran sedekah ini bersifat sukarela dan tidak dipatok nominalnya.
Surya menambahkan, penyaluran dana zakat diprioritaskan untuk warga yang berdomisili di Kabupaten Deli Serdang, khususnya kelompok fakir dan miskin. Bantuan mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting.
Bahkan, BAZNAS menjamin bantuan tetap bisa diberikan kepada warga yang sudah menetap di Deli Serdang namun belum memperbarui administrasi kependudukannya. Melalui pengelolaan yang transparan dan inklusif ini, BAZNAS berharap dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.


Tinggalkan Balasan