Selasa, 30 Juni 2026

APMPEMUS: Sosok Ricky Anthony Dimata publik, Fitnah Diduga Bermuatan Kepentingan Bongkar Dalangnya!

APMPEMUS: Sosok Ricky Anthony Dimata publik, Fitnah Diduga Bermuatan Kepentingan—Bongkar Dalangnya!

Medan – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) menegaskan dukungan penuh dan tanpa ragu terhadap Ricky Anthony untuk mengungkap aktor intelektual di balik dugaan serangan sistematis yang bertujuan merusak nama baik dan reputasinya di ruang publik.

 

Ketua APMPEMUS, Iqbal, S.H., menyatakan bahwa secara objektif dan dalam penilaian publik, Ricky Anthony merupakan sosok muda yang memiliki rekam jejak kuat—cerdas, dermawan, dekat dengan masyarakat, serta konsisten mengawal kepentingan rakyat Sumatera Utara.

 

“Figur seperti Ricky Anthony bukan muncul begitu saja. Ia dikenal publik sebagai pribadi yang ringan tangan, peduli, dan memiliki kapasitas intelektual sebagai anggota dewan. Ini fakta sosial yang tidak bisa dibantah,” tegas Iqbal.

 

Namun justru karena posisi dan pengaruh tersebut, APMPEMUS menilai sangat wajar jika muncul pihak-pihak yang merasa tidak nyaman. Dalam dinamika politik dan kepentingan publik, keberadaan figur kuat kerap memicu resistensi dari pihak-pihak tertentu.

 

“Secara nalar hukum dan logika publik, ketika ada serangan yang masif, terarah, dan berulang terhadap figur yang memiliki reputasi baik, maka patut diduga ada kepentingan tertentu di baliknya—baik itu persaingan politik maupun kepentingan lain yang terganggu,” ujarnya.

 

APMPEMUS menegaskan bahwa pola serangan seperti ini tidak bisa dianggap sebagai kritik biasa. Sebab narasi yang di bangun mengarah pada penyebaran informasi yang tidak berdasar dan merusak kehormatan seseorang, maka hal tersebut dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum.

 

Lebih jauh, Iqbal menekankan bahwa hukum harus mampu menembus “tabir halus” yang menutupi aktor sebenarnya.

 

“Yang kita hadapi ini bukan sekadar serangan di permukaan. Ada indikasi ‘permainan halus’ yang mencoba membentuk opini dan menjatuhkan reputasi. Karena itu, kami mendukung penuh langkah Ricky Anthony untuk membuka siapa yang berada di balik layar,” tegasnya.

 

APMPEMUS mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada pelaku teknis, tetapi berani menelusuri hingga ke pihak yang diduga mengorkestrasi, mengarahkan, bahkan jika ada yang mendanai.

 

“Jika ini benar merupakan bagian dari skenario yang terstruktur, maka aktor intelektualnya harus dibongkar. Hukum tidak boleh kalah oleh skema tersembunyi,” lanjut Iqbal.

 

Di sisi lain, masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh opini yang belum tentu benar. Publik harus menggunakan akal sehat dan melihat persoalan ini secara jernih, bukan berdasarkan narasi yang belum teruji.

 

Sebagai penutup, APMPEMUS menegaskan komitmen kuat untuk berdiri bersama Ricky Anthony dalam mengungkap kebenaran.

 

“Kami mendukung penuh Ricky Anthony untuk membuka tabir halus ini. Jika ada pihak yang bermain di balik layar untuk menjatuhkan, maka harus diungkap dan dipertanggungjawabkan secara hukum. Ini bukan hanya soal individu, tapi soal keadilan dan integritas ruang publik,” tutup Iqbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini