Naik Pangkat di Era Keterbukaan: Kapolres Manggarai Ingatkan 36 Personel Soal “Mata Publik” yang Tanpa Kompromi
Ruteng, TrenNews.id — Kenaikan pangkat di tubuh Polri kini bukan lagi sekadar lambang prestise atau perayaan karier semata. Di era di mana setiap tindakan polisi langsung berada di bawah radar dan sorotan tajam masyarakat, atribut baru di pundak justru membawa konsekuensi moral yang jauh lebih besar.
Pesan reflektif sekaligus peringatan keras inilah yang ditekankan oleh Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, saat memimpin Upacara Korp Raport kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026 bagi 36 personelnya di Ruteng, Selasa (30/6/2026).
Sorotan Publik dan Ujian Integritas
Di hadapan para perwira dan Bhayangkari, AKBP Levi secara blak-blakan menyentil realitas penegakan hukum hari ini. Menurutnya, polisi kini hidup di dalam “akuarium” di mana transparansi bukan lagi pilihan, melainkan tuntutan mutlak dari masyarakat.
“Ruang publik saat ini semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas. Integritas pribadi adalah fondasi utama yang harus dijaga tanpa kompromi!” tegas AKBP Levi Defriansyah.
Ia mengingatkan, satu saja kesalahan fatal dalam menjaga integritas di lapangan, taruhannya adalah runtuhnya kepercayaan publik yang selama ini dibangun dengan susah payah.
Menolak Zona Nyaman: 4 Poin “Revolusi Mental” di Lapangan
Menyikapi dunia keamanan yang terus berubah, Kapolres menggarisbawahi bahwa penambahan pangkat harus diikuti dengan “upgrade” kualitas diri, bukan justru membuat personel terlena di zona nyaman. Ada empat poin krusial yang ia tekankan:
Hukum Harus Adil, Bukan Sekadar Tegas: Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Keadilan harus dirasakan langsung oleh masyarakat terkecil.
Melayani, Bukan Dilayani: Setiap interaksi dengan warga di Manggarai harus dijadikan momentum untuk memulihkan dan merawat citra institusi.
Adaptasi Teknologi dan Kejahatan Baru: Tantangan keamanan terus berkembang dengan metode dan teknologi baru. Personel dilarang berhenti belajar dan wajib berinovasi.
Koreksi Ego Sektoral: Kenaikan pangkat bukan hasil kehebatan individu, melainkan ada keringat rekan kerja dan doa keluarga di dalamnya. Sinergi internal adalah harga mati.
“Ini Bukan Sekedar Gelar”
Upacara korp raport yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan kalimat menohok yang menjadi esensi utama dari peringatan sang Kapolres.
“Tunjukkan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar gelar, tetapi komitmen untuk mengabdi lebih baik dan bermartabat,” pungkas AKBP Levi.
Penulis : Kordianus Lado


Tinggalkan Balasan