Anak Kos Korban Banjir di Kendari Kehilangan Harta Benda, Organda Sultra Bergerak Salurkan Bantuan
Kendari, TrenNews.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari beberapa hari terakhir tak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menghantam kehidupan mahasiswa dan pelajar yang tinggal di kos-kosan. Banyak anak kos dilaporkan kehilangan pakaian, bahan makanan hingga dokumen penting setelah air masuk ke kamar mereka.
Melihat kondisi tersebut, Aliansi Organisasi Daerah se-Sulawesi Tenggara (Organda Sultra) bergerak cepat melakukan aksi tanggap bencana dengan menyalurkan bantuan langsung kepada para korban terdampak banjir.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako seperti beras, mie instan, minyak goreng dan makanan ringan, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan kebersihan dan sanitasi seperti sabun mandi, pasta gigi, deterjen dan cairan desinfektan.
Tim Organda Sultra mendatangi langsung sejumlah titik kos-kosan yang terdampak banjir untuk memastikan bantuan diterima para korban secara tepat sasaran. Selain menyerahkan bantuan, para relawan juga mendengarkan keluhan dan kondisi para mahasiswa yang terdampak.
Koordinator aksi, Muhammad Agung, mengatakan banyak mahasiswa yang harus menghadapi situasi sulit karena berada jauh dari keluarga saat bencana terjadi.
“Kami melihat banyak teman-teman yang sedang kuliah dan jauh dari orang tua harus menghadapi kesulitan berat akibat banjir ini. Mereka kehilangan banyak hal dalam sekejap. Karena itu, kami hadir bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga semangat bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan sejumlah organisasi yang tergabung dalam Organda Sultra, di antaranya HMKS, HIMSAMU Sultra, IMPIP Kendari, IMPS Sultra, IPMAH Bulukumba Sultra, IPMIL Raya Sultra, IPPMAKU Sultra, serta HPMM Korwil Kendari.
Kolaborasi lintas organisasi daerah itu dinilai menjadi bukti kuatnya solidaritas mahasiswa dan pemuda Sulawesi Tenggara dalam menghadapi musibah. Meski berasal dari berbagai daerah dan latar belakang berbeda, mereka bersatu membantu meringankan beban korban banjir.
Organda Sultra menyatakan aksi tanggap bencana akan terus dilakukan dengan memantau perkembangan situasi di lapangan. Selain bantuan logistik, mereka juga membuka peluang pendampingan psikososial dan bantuan rehabilitasi pasca-banjir bagi korban terdampak. (As)


Tinggalkan Balasan