Minggu, 27 September 2026

Resmi Dilantik Jadi Pengurus DPN IARMI, Ismail P Sinaga Tekankan Peran Strategis Alumni Menwa untuk Bela Negara

Resmi Dilantik Jadi Pengurus DPN IARMI, Ismail P Sinaga Tekankan Peran Strategis Alumni Menwa untuk Bela Negara

Jakarata, TrenNews.id — Kader Al Washliyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Aset Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, Ismail P Sinaga, resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI) periode 2025–2030.

Pelantikan kepengurusan organisasi alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) tersebut berlangsung di Kampus IPDN, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/9/2026).

Kepengurusan baru DPN IARMI tersebut dipimpin Ketua Umum Prof. Dr. Bahrul Akbar dan Sekretaris Jenderal Riza Patria, yang dalam naskah ini disebut saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamen Kemendes PDT).

Usai pelantikan, Ismail P Sinaga menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya karena mendapat kepercayaan menjadi bagian dari kepengurusan DPN IARMI.

Sebagai kader Al Washliyah, Ismail turut mengapresiasi pelaksanaan pelantikan yang berlangsung lancar. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan berbagai agenda organisasi dengan solid dan mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Semoga Allah melancarkan kegiatan-kegiatan ke depan di bawah kepemimpinan Ketua Umum yang baru, Prof. Dr. Bahrul Akbar, dan Sekjen Pak Riza Patria,” ujar Ismail.

Menurut Ismail, IARMI memiliki posisi strategis sebagai wadah yang menghimpun alumni Menwa dari berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia.

Ia menilai keberadaan organisasi tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi para alumni dalam berbagai bidang pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Ismail juga menyinggung semangat bela negara yang menurutnya menjadi salah satu nilai penting dalam perjalanan alumni Menwa. Ia mengaitkannya dengan Pasal 30 UUD 1945 mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

“Inilah wajah alumni Menwa yang selama ini tersebar di mana-mana untuk menyatu menjadi satu komponen. Tujuannya adalah membantu membela negara sesuai amanat Pasal 30 UUD 1945,” katanya.

Lebih lanjut, Ismail menyoroti kedisiplinan yang menjadi bagian dari pembentukan karakter anggota Menwa selama berada di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, pengalaman pendidikan dan pelatihan yang diperoleh alumni Menwa dapat menjadi modal dalam menjalankan berbagai bentuk pengabdian di tengah masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa alumni Menwa memiliki pengalaman organisasi dan kedisiplinan yang dapat diarahkan untuk menghadapi berbagai dinamika sosial serta mendukung kegiatan kemasyarakatan.

“Kita sebagai rakyat biasa, di samping TNI, harus siap memposisikan diri di tengah masyarakat. Jika terjadi dinamika sosial atau ancaman, tidak mungkin kita biarkan. Inilah kelebihan alumni resimen yang sudah terlatih untuk membela negara,” pungkasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan DPN IARMI periode 2025–2030, Ismail berharap komunikasi dan sinergi antaralumni Menwa semakin kuat. Keterlibatan berbagai elemen dengan latar belakang organisasi, profesi, dan daerah yang beragam diharapkan dapat memperluas ruang pengabdian IARMI kepada masyarakat dan negara.

Bagi Ismail, bergabung dalam kepengurusan DPN IARMI merupakan bagian dari perjalanan pengabdian yang dapat mempertemukan pengalaman organisasi, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini