Senin, 24 Agustus 2026

Sah..!, Ilham Hutabarat Pimpin GPA Labura Periode 2026-2029 di Musda ke V

Labuhanbatu, Trennews.id — Musyawarah Daerah (Musda) ke V Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) resmi berakhir dengan sukses dan penuh rasa kekeluargaan. Forum musyawarah tertinggi di tingkat daerah tersebut menetapkan Ilham Hutabarat secara resmi sebagai Ketua Pimpinan Daerah GPA Labura periode 2026-2029.

Perhelatan akbar organisasi pemuda berbasis Islam tersebut diselenggarakan di Hotel Permata Land, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, pada Senin (24/8/2026). Musda ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GPA Sumatera Utara, Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah, pengurus cabang dari berbagai kecamatan, serta jajaran kader senior dan simpatisan.

Acara dibuka secara resmi dengan suasana hangat dan khidmat. Dalam sambutannya, perwakilan Ayahanda PD Al Washliyah Labuhanbatu menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga marwah organisasi selama proses permusyawaratan berlangsung.

Pihaknya mengingatkan agar seluruh kader senantiasa mengedepankan prinsip musyawarah yang santun, adil, dan berlandaskan rasa kebersamaan. Hal ini dinilai penting demi menjaga keutuhan serta keberlanjutan perjuangan Al Washliyah di tengah dinamika daerah.

“Bermusyawarahlah dengan baik dan marhamah (penuh kasih sayang). Tujuannya tidak lain adalah demi menciptakan Al Washliyah yang bersatu, solid, dan senantiasa menanamkan rasa saling mengasihi antar sesama kader serta masyarakat luas,” tegas perwakilan PD Al Washliyah saat memberikan arahan pembuka.

Sementara itu, Ketua PW GPA Sumatera Utara, Nurul Yaqien Sitorus, dalam pidato pengarahannya memberikan penekanan khusus terkait peran strategis kader GPA di era modern. Menurut Nurul Yaqien, kader Al Washliyah—khususnya yang tergabung dalam wadah GPA—harus mampu memposisikan diri sebagai elemen penyatu di tengah masyarakat.

Nurul Yaqien menggarisbawahi bahwa tantangan sosial dan keumatan saat ini membutuhkan sosok pemuda yang inklusif, komunikatif, dan konsisten menjaga tali silaturahmi.

“Kader Al Washliyah, terkhusus kader GPA, adalah orang-orang yang harus mampu menjadi perekat dan penghubung antarumat Islam, baik di tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun kader-kader GPA di daerah. Jaga terus silaturahmi dan jadilah jembatan kebaikan bagi seluruh elemen umat,” papar Nurul Yaqien Sitorus.

Lebih lanjut, Nurul Yaqien menyampaikan harapannya kepada Ilham Hutabarat yang dipercaya memimpin GPA Labura. Ia optimistis di bawah kepemimpinan yang baru, GPA Labura dapat semakin menunjukkan taringnya dalam berkontribusi nyata bagi daerah serta agama.

“Harapan kita bersama, saudara Ilham Hutabarat yang terpilih mampu menjadikan GPA Labura sebagai garda terdepan untuk membela Al Washliyah dan membela umat Islam. GPA harus hadir saat umat membutuhkan, serta menjadi benteng pertahanan dakwah dan sosial,” tambahnya.

Proses pemilihan berjalan dinamis namun tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Penetapan Ilham Hutabarat disambut hangat oleh seluruh peserta Musda yang hadir.

Dalam pidato perdananya usai terpilih, Ilham Hutabarat menyampaikan rasa terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pengurus dan kader GPA se-Kabupaten Labura. Ia menyatakan kesiapannya untuk merangkul seluruh potensi kader guna membesarkan organisasi.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Sesuai dengan arahan Ayahanda Al Washliyah dan Ketua PW GPA Sumut, fokus utama kita adalah memperkuat konsolidasi internal, merawat ukhuwah islamiyah, dan memastikan GPA Labura selalu berada di garis terdepan dalam merespons isu-isu keumatan serta kemasyarakatan di Labuhanbatu Utara,” ujar Ilham Hutabarat penuh optimisme.

Musda GPA Labura tersebut diakhiri dengan penutupan resmi, ucapan selamat dari para tamu undangan dan peserta Musda kepada pimpinan terpilih, serta foto bersama jajaran pengurus PW GPA Sumut, PD Al Washliyah, dan seluruh kader yang hadir. Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa angin segar bagi gerak langkah pemuda Al Washliyah di Kabupaten Labuhanbatu Utara ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini