Selasa, 30 Juni 2026

Pemerintah Siap Ambil Alih PT Granito Jika Tetap Tutup, Ratusan Buruh Berpeluang Bekerja Kembali

Keterangan Gambar: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (ist)

Jakarta, TrenNews.id – Pemerintah dikabarkan siap mengambil alih PT Granito apabila perusahaan tersebut memutuskan menghentikan operasionalnya meski harga gas industri telah diturunkan. Langkah ini disiapkan untuk melindungi para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan keputusan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama pemerintah. Menurutnya, kebijakan itu diambil agar para pekerja yang telah kehilangan pekerjaan memiliki kesempatan kembali bekerja.

Saat ini, sebanyak 447 anggota KSPSI dilaporkan telah terkena PHK di PT Granito.

“Jika pengusaha tidak melanjutkan usahanya, pemerintah akan mengambil alih perusahaan tersebut demi menyelamatkan para buruh yang sudah terkena PHK,” kata Andi Gani di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua skema yang tengah dipertimbangkan pemerintah untuk menyelamatkan perusahaan tersebut. Pertama, melalui akuisisi oleh Danantara. Kedua, dengan mencarikan investor baru yang bersedia melanjutkan operasional perusahaan.

Selain itu, Andi Gani mempertanyakan keputusan perusahaan yang tetap melakukan PHK, padahal pemerintah telah menurunkan harga gas industri secara signifikan. Menurutnya, harga LNG yang sebelumnya berada di kisaran US$20–23 per MMBTU kini telah turun menjadi sekitar US$13 per MMBTU.

Ia menilai penurunan harga gas tersebut seharusnya dapat membantu meringankan beban operasional perusahaan, sehingga keputusan melakukan PHK menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya persoalan lain, seperti kesulitan bahan baku atau kendala bisnis lainnya.

KSPSI, lanjut Andi, berencana bertemu dengan manajemen PT Granito untuk membahas penyebab kebijakan tersebut. Apabila perusahaan tetap memilih menutup operasionalnya, pihaknya akan terus mengupayakan solusi agar para pekerja yang terdampak memperoleh kembali kesempatan kerja.

Sumber: DetikFinance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini