Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Kolaka Utara Dorong Literasi, 63 Desa Ikuti Lomba Perpustakaan dan Bimtek SPPTIK 2026

Wabup H. Jumarding dan Syahlan Launu, Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara

Lasusua, TrenNews.id – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat melalui Sosialisasi Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPPTIK). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (16/04/2026).

Sebanyak 63 desa dari berbagai kecamatan ambil bagian sebagai peserta lomba sekaligus menerima penguatan kapasitas dalam pengelolaan perpustakaan desa berbasis teknologi.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, dan dihadiri oleh unsur perangkat daerah, akademisi, organisasi perempuan, perusahaan pertambangan, serta para kepala desa dan pengelola perpustakaan desa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara, Murni Baso, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pengembangan perpustakaan desa yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong lahirnya perpustakaan desa yang inklusif, menarik, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan perpustakaan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, sesuai ketentuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, desa yang telah meraih juara pertama pada tahun sebelumnya tidak diperkenankan mengikuti lomba kembali selama tiga tahun, guna memberi kesempatan bagi desa lain untuk berkembang.

Selain itu, penguatan kapasitas berbasis teknologi informasi menjadi fokus dalam kegiatan ini agar pengelola perpustakaan mampu beradaptasi di era digital dan menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, menegaskan bahwa lomba perpustakaan desa tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan motivasi bagi desa.

“Lomba ini menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan desa serta memperkuat perannya dalam pembangunan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, transformasi perpustakaan desa sangat penting agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital, tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat literasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah daerah pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam memajukan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini