Selasa, 14 Juli 2026

PTPN IV PalmCo Pacu Sertifikasi Kompetensi Skala Besar, Kejar Target 5.120 Karyawan

Jatmiko K. Santosa: Standardisasi Kompetensi SDM Jadi Penggerak Efisiensi Operasional PalmCo

Jakarta, TrenNews.id – Langkah transformasi pasca-merger di tubuh PTPN IV PalmCo tidak hanya menyasar pada konsolidasi aset fisik dan diversifikasi komoditas, melainkan juga menyentuh aspek fundamental sumber daya manusia (SDM). Perusahaan agribisnis pelat merah ini tengah mempercepat program sertifikasi kompetensi berskala besar dengan target total mencapai 5.120 tenaga kerja tersertifikasi di seluruh wilayah operasionalnya.

Langkah ini ditempuh sebagai investasi strategis guna membangun klaster pekerja yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global demi menopang produktivitas serta penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance).

Investasi Strategis untuk Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa standardisasi keahlian seluruh lini karyawan bukan sekadar program formalitas, melainkan motor penggerak utama efisiensi operasional jangka panjang korporasi.

“Standardisasi kompetensi tidak hanya meningkatkan kualitas individu karyawan, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang semakin baik,” ujar Jatmiko dalam keterangan resminya, Selasa (14/07/2026).

Hingga Juni 2026, realisasi program ini telah berhasil mencetak 2.581 tenaga kerja tersertifikasi khusus pada bidang tanaman. Jumlah garda terdepan perkebunan yang telah terverifikasi standar industri tersebut mencakup 86 Asisten Kepala, 336 Asisten Afdeling, serta 2.159 posisi Mandor I dan Mandor Pemeliharaan.

Ekosistem Pembelajaran Internal dan Keandalan Pabrik

Selain menyasar sektor hulu perkebunan, manajemen PTPN IV PalmCo memperluas pemetaan kompetensi ke sektor pengolahan. Sebanyak 1.312 karyawan mekanik di unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) telah mengikuti pengukuran kompetensi demi memastikan keandalan mesin produksi dan meminimalisir risiko losses (kehilangan) saat pemrosesan tandan buah segar (TBS).

Untuk menjaga keberlanjutan program secara mandiri, perusahaan juga telah menyertifikasi 42 asesor kompetensi internal yang tersebar di seluruh regional operasional.

“Transformasi perusahaan hanya dapat diwujudkan melalui SDM yang terus belajar, berkembang, dan memiliki kompetensi yang terstandar. Karena itu, kami akan terus mengakselerasi program sertifikasi hingga mencapai target, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam peningkatan kinerja dan efisiensi perusahaan,” tegas Jatmiko.

Klaster Transformasi SDM Jumlah Capaian (Hingga Juni 2026) Target Dampak Nyata Operasional
Sektor Hulu (Tanaman) 2.581 Asisten & Mandor Tersertifikasi. Akurasi pemeliharaan, ketepatan pemupukan, dan reduksi losses panen.
Sektor Pengolahan (Teknik) 1.312 Karyawan Mekanik PKS Diukur. Peningkatan keandalan mesin pabrik dan konsistensi mutu olahan sawit.
Infrastruktur Edukasi 42 Asesor Internal & 30 Subject Matter Expert. Membangun ekosistem pembelajaran (learning ecosystem) mandiri jangka panjang.

Sebagai pilar jangka panjang, PalmCo juga menetapkan 30 Subject Matter Expert (SME) terbaik di bidang Tanaman dan Teknik Pengolahan dari Regional I hingga VII. Para pakar internal ini telah dibekali program Train the Trainer di PT LPP Agro Nusantara (LPPAN) untuk bertindak sebagai mentor bagi akselerasi kapasitas pekerja di lapangan.

Melalui percepatan sertifikasi kompetensi yang terintegrasi dari hulu ke hilir ini, PTPN IV PalmCo memperkokoh posisinya sebagai entitas agribisnis kelas dunia yang adaptif dan siap menjawab tantangan dinamika industri kelapa sawit di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini