Rabu, 21 Oktober 2026

Universitas Alwashliyah Medan dan Yayasan Rumah Tahfidz Assakinah Resmi Jalin Kerja Sama Strategis dalam menghasilkan Pendidik Qur’ani.

Medan, TrenNews.id  — Langkah besar bagi penguatan dan keberlanjutan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Sumatera Utara resmi terwujud. Universitas Alwashliyah Medan bersama Yayasan Rumah Tahfidz Assakinah Medan secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait program keberlanjutan studi bagi para calon pendidik Al-Qur’an.

Penandatanganan dokumen bernomor 035/UNIVA/MoU/X/2026 dan 116/YTR/AS/X/2026 tersebut dilangsungkan pada Selasa (20/10/2026). Prosesi ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Alwashliyah Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., serta Ketua Yayasan Assakinah Medan, Dr. Wahdi, M.Pd.

Jembatan Akademis dan Dukungan Finansial

Kerja sama strategis ini berfokus pada pemberian fasilitas akademis serta jalur khusus bagi para mahasiswa Pendidikan Guru Al-Qur’an Assakinah (PGAA) Tahun Pendidikan 2023–2027 untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang sarjana (S1) di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Alwashliyah Medan.

Melalui kemitraan ini, mahasiswa PGAA yang telah menyelesaikan program pendidikan gurunya tidak hanya mendapatkan akses penuh terhadap pelayanan administrasi dan fasilitas kampus setara mahasiswa reguler, tetapi juga memperoleh dukungan finansial yang signifikan, di antaranya:

  • Diskon Biaya Kuliah 50%: Mahasiswa PGAA berhak mendapatkan potongan biaya administrasi perkuliahan sebesar 50% dari total biaya pendidikan yang berlaku dari Semester I hingga Semester VIII.
  • Akses Beasiswa Prestasi: Terbuka peluang beasiswa penuh (pembebasan biaya SPP) dan fasilitas pendukung lainnya bagi mahasiswa yang menunjukkan prestasi akademik maupun non-akademik gemilang selama masa studi.

Sinergi Mencetak Generasi Qur’ani Bergelar Sarjana

Rektor Universitas Alwashliyah Medan, Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, M.A., menyambut hangat kolaborasi ini sebagai wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi Islam dan lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam melahirkan pendidik bertaraf akademis dan berakhlak mulia.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Assakinah Medan, Dr. Wahdi, M.Pd., menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi jaminan kualitas dan kepastian masa depan bagi para santri serta mahasiswa PGAA. Pihak yayasan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala dan melengkapi seluruh kelengkapan data akademik mahasiswa demi kelancaran studi di Universitas Alwashliyah Medan.

Kesepakatan yang berlaku untuk periode Tahun Pendidikan 2023–2027 ini menjadi angin segar bagi peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) pengajar Al-Qur’an di Sumatera Utara—menciptakan generasi pendidik yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualifikasi sarjana formal di bidang keislaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini